
Lamina Pain and Spine Center adalah pusat pelayanan kesehatan one stop service terbaik untuk berbagai permasalahan nyeri serta tulang belakang yang berlokasi di Indonesia. Klinik Lamina ini memberikan pelayanan pengobatan dengan menggabungkan beberapa ilmu kedokteran yaitu kedokteran fisik, spesialis penyakit dalam, rehabilitasi, bedah saraf dan anestesi.
Sudah sebanyak 3000 tindakan untuk endoskopi tulang belakang yang terbesar di Asia Tenggara, selalu berkomitmen untuk terus memberikan layanan kesehatan yang paripurna. Didukung oleh tim dokter terbaik dengan kualitas sumber daya medisnya yang terbaik.
Pengobatan nyeri serta permasalahan tulang belakang dengan menggunakan metode unggulan dari Jerman yaitu Joimax dengan teknik bedah yang lebih aman yaitu minimal invasif dan masa pemulihannya yang lebih cepat.
Tentang Lamina Pain and Spine Center
Lamina Pain and Spine Center adalah pelayanan kesehatan terpadu yang berdiri dari tahun 2015 dalam mengatasi berbagai permasalahan nyeri serta tulang belakang. Lamina telah berhasil menangani pasien lebih dari 300.000 orang, dengan dukungan tim dokter spesialis seperti spesialis bedah saraf, spesialis kedokteran fisik, spesialis anestesi, rehabilitasi dan layanan fisioterapi yang profesional.
Terapi Saraf Kejepit Mampu Mengurangi Rasa Nyeri
Gejala syaraf kejepit yang parah bisa diatasi dengan terapi fisioterapi dengan baik. Beberapa metode terapi ini bisa meringankan berbagai gejala penderita syaraf kejepit yakni teknik elektroterapi, program pelatihan, fisioterapi manual serta terapi okupasi.
Saraf kejepit terjadi pada saat terjadi terlalu banyak tekanan atau kompresi yang diterapkan di saraf oleh jaringan sekitar. Untuk beberapa kasus tertentu, jaringan tersebut bisa berupa tulang maupun tulang rawan. Seperti pada kasus herniasi diskus pada tulang belakang yang menekan pada akar syaraf.
Kondisi tersebut bisa mengakibatkan mati rasa atau rasa nyeri di area sekitar yang terkena. Untuk kasus cedera ringan, saraf kejepit bisa hilang sendiri dengan beristirahat. Akan tetapi banyak juga yang mengalami saraf kejepit dengan waktu yang cukup lama tanpa adanya penanganan. Terapi saraf kejepit terkadang tetap diperlukan untuk mengatasi atau meringankan gejala.
Dengan beberapa disiplin ilmu kedokteran yang sangat bervariasi menjadikan Lamina mampu mengatasi berbagai kasus neurologi, seperti nyeri dan tulang belakang yang didukung oleh teknologi terkini serta mutakhir untuk mendapatkan hasil kesembuhan secara optimal tanpa harus operasi.
Klinik terapi untuk saraf kejepit ini berlokasi di Jakarta Selatan dan kini sudah mengembangkan sayap cabangnya ke beberapa rumah sakit yang terkemuka di Jakarta seperti RS Kartika Pulomas, RS. Meilia Cibubur dan RS. Mayapada Kuningan.
Pengalaman Bapak Hendro Penderita Saraf Kejepit Yang Sembuh
Pak Hendro adalah seorang pasien saraf kejepit yang berasal dari Indonesia namun beliau menetap di Australia. Beliau menderita saraf kejepit pada bagian pinggang yang cukup lama. Beliau selalu merasakan sakit luar biasa ketika sedang berjalan dengan begitu beliau memutuskan menjalani pengobatan supaya bisa sembuh dari gangguan saraf kejepit, beliau memilih Lamina Pain and Spine Center.
Beliau memutuskan untuk memilih Klinik Lamina ini karena beliau sudah mencoba berobat di berbagai tempat akan tetapi tidak kunjung membuahkan hasil yang maksimal namun justru rasa nyerinya yang semakin bertambah parah.
Awal Mula Terkena Saraf Kejepit
Pak Hendro yang sebagai pekerja di bidang peralatan dan kendaraan berat, beliau sempat terjatuh dari traktor di tempat kerjanya. Kemudian setelah beliau cedera, dibawa ke rumah sakit dan dilakukan pemeriksaan fisik serta radiologi melalui CT Scan. Hasil pemeriksaan diagnosis dokter menyatakan bahwa beliau menderita syaraf kejepit.
Saraf kejepit ini sendiri adalah suatu kondisi medis yang dapat terjadi karena bantalan tulang menonjol keluar dengan begitu menekan saraf yang ada di sekitarnya. Kondisi tersebut dialami pada bagian tubuh mana saja dalam rentang usia mulai dari muda sampai tua. Untuk kasus Pak Hendro, beliau menderita saraf kejepit pada pinggang yang menyebabkan rasa nyeri yang hebat dari pinggang sampai ke bawah bagian kaki.
Bapak Hendro mulai menjalani fisioterapi dan juga hydrotherapy yang bertujuan untuk menghilangkan atau mengurangi rasa sakitnya. Sebelumnya beliau melakukan terapi selama 3 bulan tidak membuat membaik kondisinya. Beliau mengatakan bahwa setelah melakukan fisioterapi belum bisa pulih sempurna, jalan masih pincang dan jika duduk lama akan sakit sekali.
Beliau menemui dua dokter yang menyarankan untuk ditindak operasi. Dengan prosedur operasinya yaitu mengambil bantalan pada tulang pada syaraf dan diganti implan. Dokter kemudian memasang pen pada bagian tulang belakangnya yang sudah rusak tersebut lalu disambung tulangnya. Akan tetapi tidak hanya melalui operasi saja, penanganan saraf kejepit sekarang sudah dapat dilakukan tanpa melakukan tindakan bedah secara terbuka.
Klinik Lamina – Pengobatan Saraf Kejepit Tanpa Operasi
Menurut dokter spesialis bedah saraf dari Klinik Lamina yaitu dr. Mahdian Nur Nasution yang menangani kondisi Bapak Hendro, terdapat 2 kategori tindakan yang dilakukan untuk penanganan saraf kejepit. Pertama yakni tindakan operasi konvensional (pemasangan medical scrub dan spinal fusion untuk stabilisasi tulang belakang).
Tindakan tersebut harus melalui proses pembedahan kurang lebih 10 cm dan tentunya merusak struktur bantalan tulang belakang. Untuk tindakan yang terbaru yaitu minimal invasif dengan endoskopi tulang belakang dimana endoskopi yang terbaik sekarang yakni Joimax dari Jerman.
Keunggulan endoskopi ini yakni tidak melakukan pembedahan yang besar sebab hanya memerlukan sayatan kecil kurang lebih 7 mm. Tindakan tersebut tidak merusak jaringan pada sekitar saraf serta stabilisasinya pun tak berubah.
Untuk resiko komplikasi setelah tindakan endoskopi ini pun sangat minimal dengan proses penyembuhannya yang lebih cepat jika dibandingkan dengan operasi secara konvensional. Setelah mencari di berbagai forum sesama penderita saraf kejepit dan melalui internet, akhirnya Bapak Hendro menemukan pengobatan saraf kejepit dengan tindakan non operasi.
Beliau mantap untuk memilih Klinik Lamina yang berada di Indonesia, sebab beliau tidak menemukan klinik saraf yang menggunakan tindakan dengan minimal invasif baik di Australia ataupun Singapura. Saat ini setelah tindakan tersebut rasa sakitnya pun sudah hilang, untuk berdiri tegak serta berjalan sudah tidak sakit lagi.
Beliau merasa sangatlah senang sebab menurutnya secara keseluruhan bahwa hasilnya bagus sekali. Tidak hanya hasilnya saja namun mulai dari pelayanan yang diberikan oleh klinik Lamina, metode pengobatannya, tim dokter dan hasil kesembuhannya pun sangatlah optimal. Rasa nyerinya pun sudah hilang dan beliau sudah terbebas dari gangguan syaraf kejepit yang dideritanya selama ini.
Menurutnya perubahannya sangatlah drastis sekali, mulai dari yang jalannya miring-miring atau pincang, saat ini sudah normal lagi dan hilang nyerinya. Dari pengalaman yang dirasakan oleh para pasien klinik Lamina Pain and Spine Center, klinik ini sangat rekomended untuk para penderita syaraf kejepit.
Bagi Anda yang ingin sembuh seperti Bapak Hendro dapat menghubungi Lamina.id – terapi untuk saraf kejepit sebagai pusat pelayanan kesehatan yang terbaik untuk berbagai permasalahan nyeri serta tulang belakang yang berada di Jakarta, Indonesia.
