
Stres merupakan salah satu kondisi yang harus dihindari karena stres bisa menyebabkan hilangnya keseimbangan antara kesehatan fisik dan mental seseorang. Jika seseorang mengalami stres kadang mengalami gangguan kesehatan fisik dan mental, kondisi ini bisa menghambat seseorang untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Agar tidak merasakan dampak buruk dari stres maka perlu mengelola stres dengan baik. Tips dan cara terbaik untuk mengelola stres bisa dilihat selengkapnya berikut ini.
Tips Mengelola Stres Dengan Baik

Mengelola atau manajemen stres merupakan metode untuk membantu mengatasi stres. Apabila seseorang mampu mengelola stres dengan baik maka bisa hidup dengan lebih sehat dan seimbang. Agar terlalu sering stres sebaiknya praktikkan beberapa tips mengelola stres yang ada di bawah ini.
Cara Tahu Penyebab Stres
Hal yang pertama kali perlu dilakukan dalam proses mengelola stres adalah mencari tahu terlebih dahulu apa saja yang menyebabkan stres. Coba untuk memperhatikan apa saja aktivitas yang dilakukan sebelum mengalami stres. Tuliskan semua aktivitas yang dilakukan selama satu atau dua minggu sebelumnya untuk memastikan aktivitas mana yang membuat merasa tertekan.
Selanjutnya pahami semua aktivitas tersebut dan pahami juga bagaimana tubuh merespon terhadap situasi tersebut. Dengan melakukan hal tersebut nantinya bisa mengetahui metode yang paling tepat untuk mengelola stres agar tidak mengalami stres saat melakukan aktivitas yang sama.
Berikan Respon Secara Sehat
Apabila sudah mengalami stres sebaiknya jangan berikan respon yang kurang sehat, seperti mengkonsumsi makanan yang tidak sehat atau melakukan aktivitas yang bisa mengganggu kesehatan tubuh. Lebih baik berikan respon yang sehat, seperti melakukan aktivitas yang menyenangkan atau melakukan hobi, seperti bermain game online, membaca buku atau menonton film.
Kalau tidak, bisa juga meluangkan waktu untuk bertemu dengan teman agar bisa berbagi kesedihan dan permasalahan yang dialami sehingga stres berkurang. Selain itu, usahakan untuk mencukupi kebutuhan tidur karena mengistirahatkan tubuh dengan cara tidur yang cukup merupakan salah satu cara efektif dalam mengelola stres.
Lihat juga : 10 Cara Menjaga Motivasi di Tengah Kesibukan
Membuat Batasan Dalam Bekerja
Hidup di era digital seperti saat ini kadang sering sekali mendapatkan tekanan untuk selalu siap siaga selama 24 jam penuh untuk bekerja. Biasanya perusahaan-perusahaan besar mengharuskan karyawannya untuk selalu siap menerima instruksi dari atasan, baik melalui email atau melalui telepon saat malam hari. Meskipun ada keharusan seperti itu, harus tetap membuat batasan waktu dalam bekerja.
Contohnya membatasi waktu bekerja sampai jam kerja kantor saja, meskipun diharuskan untuk mengerjakan tugas dari atasan setelah jam kantor tapi sebaiknya jangan memaksakan diri untuk melakukannya. Bekerja secara berlebihan bisa menyebabkan tubuh cepat lelah dan pikiran menjadi stres. Jadi ada baiknya untuk mengistirahatkan tubuh dan pikiran setelah bekerja agar esok hari bisa bekerja dengan semangat.
Mendapatkan Dukungan
Apabila menghadapi hal-hal mengganggu yang dapat mengakibatkan stres sebaiknya cari dukungan orang lain, seperti berbicara dengan orang yang dipercaya. Luangkan waktu untuk curhat dengan anggota keluarga atau teman agar beban di dalam hati bisa berkurang. Ungkapkan semua permasalahan yang sedang dihadapi agar bisa mendapatkan nasehat atau saran dari teman atau saudara.
Jika ternyata tidak mendapatkan solusi sebaiknya minta bantuan tenaga profesional, seperti psikiater atau psikolog yang dapat membantu meringankan stres. Psikiater juga bisa memberikan informasi mengenai cara mengelola stres yang baik agar di kemudian hari tidak perlu lagi mengalami stres atau tekanan batin yang bisa mengganggu mental dan fisik.
Menetapkan Gaya Hidup Sehat
Mengelola stres juga bisa dengan cara menerapkan gaya hidup sehat. Gaya hidup seperti ini bisa memberikan banyak sekali manfaat tapi belum banyak yang bisa menerapkan dengan sempurna sehingga tidak bisa merasakan semua manfaat yang ada. Kalau ingin mencoba menerapkannya maka bisa memulai dengan mengurangi makanan-makanan yang bisa mengganggu kesehatan.
Contohnya mengurangi makanan cepat saji, makanan yang mengandung banyak gula dan kafein. Makanan yang harusnya dikonsumsi setiap hari adalah makanan yang mengandung nutrisi dan gizi seimbang, seperti mengonsumsi sayur-sayuran, buah-buahan dan juga lauk pauk yang penuh dengan kandungan protein. Selain itu, jangan lupa tidur yang cukup dalam satu hari sekitar 7 sampai 8 jam.
Hindari Stres yang Tidak Perlu
Jika termasuk orang yang mudah stres sebaiknya menghindari stres yang tidak perlu. Ada berbagai macam cara yang bisa digunakan untuk mengurangi stres yang dialami, contohnya adalah berani berkata tidak untuk urusan pekerjaan maupun urusan pribadi. Kalau memang tidak memungkinkan untuk melakukan pekerjaan atau aktivitas sebaiknya jangan memaksakan diri untuk melakukannya.
Selain itu, perlu juga menghindari orang-orang yang dapat memicu munculnya stres, misalnya menghindari orang yang tidak disukai atau orang yang sering meminta bantuan. Stres juga bisa dihindari apabila menjauhi topik-topik yang berpotensi memunculkan stres atau membuat pikiran terbebani. Dengan melakukan itu semua nantinya stres bisa diminimalisir.
Lihat juga : Panduan Memulai Gaya Hidup Sehat dan Terorganisir
Mengubah Penyebab Stres
Mengubah situasi atau kondisi yang dapat memicu stres juga merupakan salah satu cara terbaik untuk manajemen stres. Hal ini wajib untuk dilakukan agar stres tidak muncul kembali di masa depan. Contohnya, jika yang menyebabkan stres adalah sikap atau perlakuan orang lain sebaiknya coba ungkapkan apa yang sedang dirasakan. Sampaikan informasi tersebut secara sopan agar tidak menyinggung perasaan orang lain.
Jika penyebabnya dikarenakan pekerjaan yang tidak bisa diselesaikan secara sempurna maka yang perlu dilakukan adalah memperbaiki dan memperbanyak kemampuan yang dimiliki. Kalau kemampuannya sudah bagus nantinya saat mendapatkan pekerjaan atau tugas yang sama bisa menyelesaikannya secara cepat dengan hasil maksimal sehingga tidak lagi stres.
Beradaptasi Dengan Penyebab Stres
Jika tidak bisa menghindari penyebab stres maka cobalah untuk beradaptasi dengan menerima dan menghadapi penyebab stres tersebut. Sebagai contoh, jika mengalami stres dikarenakan sering terjebak macet maka perlu melihat kondisi tersebut dari sudut pandang yang positif. Agar tidak stres sebaiknya lakukan aktivitas yang menyenangkan saat menghadapi macet, contohnya mendengarkan musik atau menonton film.
Dengan melakukan aktivitas-aktivitas tersebut bisa membuat seseorang tidak merasa tertekan saat sedang menunggu jalanan kembali lancar. Tapi kalau stresnya dikarenakan sifat perfeksionis maka sebaiknya menurunkan sedikit ekspektasi. Dengan menurunkan standar nantinya saat mendapatkan hasil yang kurang sempurna tidak akan terbebani.
Cara Menghilangkan Stres Karena Permasalahan Hidup
Apabila seseorang mengalami stres sebaiknya segera hilangkan stres tersebut agar kesehatan mental dan fisik tidak terganggu. Ada beberapa cara yang bisa digunakan untuk menghilangkan stres, seperti beberapa cara berikut ini.
Tersenyum
Tersenyum merupakan salah satu tindakan yang paling sering dilakukan semua orang. Jika sedang stres sebaiknya lakukan tindakan tersebut karena menurut beberapa penelitian, senyum yang lebar bisa membuat suasana hati menjadi lebih baik. Meskipun harus tersenyum dengan pura-pura tapi tetap harus melakukannya karena saat tersenyum terjadi perubahan pada aktivitas otak yang berhubungan dengan suasana hati.
Senyuman juga bisa membuat suasana hati orang-orang yang ada di sekitar menjadi lebih baik. Kalau merasa kesulitan untuk tersenyum sebaiknya ingat hal-hal yang disukai atau mengingat momen-momen yang membahagiakan pasti bisa tersenyum meskipun sedang berada di kondisi yang terpuruk atau sedang dalam kondisi banyak tekanan.
Menghabiskan Waktu Dengan Hewan Peliharaan
Kucing dan anjing banyak dipelihara karena kedua jenis hewan ini bisa menghilangkan stres. Kalau sedang merasa stres sebaiknya luangkan waktu untuk berinteraksi dengan hewan peliharaan, mulai dari memeluk, membelai dan mengajak bermain hewan peliharaan. Aktivitas ini bisa meningkatkan kadar dopamin dan serotonin pada organ otak.
Kedua zat tersebut berfungsi untuk menenangkan otot dan pikiran sehingga menjadi lebih rileks. Selain itu, kehadiran hewan peliharaan juga bisa menghilangkan rasa kesepian karena belum memiliki pasangan hidup atau tinggal di rumah sendirian. Jika stres sudah hilang dan suasana hati menjadi lebih baik maka resiko depresi bisa berkurang dan tekanan darah bisa cepat menurun.
Berendam di Air Hangat
Setelah pulang kerja sebaiknya sempatkan waktu untuk mandi menggunakan air hangat. Cobalah untuk merendam seluruh tubuh di air hangat agar pikiran menjadi lebih rileks dan tubuh menjadi segar kembali. Mandi air hangat juga bisa membantu seseorang agar lebih mudah tidur dengan lelap di malam hari. Agar tidak bosan saat berendam sebaiknya nyalakan musik dengan alunan yang lembut.
Selain berendam, lelah juga bisa hilang dengan cara berenang. Saat tubuh mengambang di air akan bisa memicu respon relaksasi tubuh yang dapat membantu menekan hormon stres. Tapi kalau ingin berenang sebaiknya jangan di kolam yang terlalu dalam dan usahakan untuk melakukan pemanasan terlebih dahulu sebelum berenang agar tidak terjadi kram atau permasalahan lainnya yang dapat membahayakan nyawa.
Minum Jus Jeruk
Mengonsumsi minuman yang memiliki kandungan vitamin C, seperti jeruk juga menjadi salah satu cara terbaik untuk menghilangkan stres dari dalam tubuh. Jus jeruk bisa meredakan stres dengan cara menurunkan kadar hormon yang memicu stres yaitu hormon kortisol. Menurut penelitian yang sudah dilakukan di Pakistan menyatakan bahwa suplemen vitamin C juga sangat efektif untuk mengatasi stres dan gangguan kecemasan.
Untuk yang ingin mencoba mengonsumsi jus sebaiknya buat jus dari jeruk murni tidak menggunakan campuran bahan lain, misalnya mencampurkan gula atau susu ke dalam jus. Bahan-bahan tersebut harus dihindari karena bisa menyebabkan berkurangnya khasiat jus jeruk atau bisa juga mengurangi kandungan vitamin yang ada dalam jus jeruk
Mengunyah Permen Karet
Kebiasaan mengunyah permen karet sebaiknya coba dilakukan apabila mengalami stres. Kebiasaan seperti ini selain bisa mengurangi kebiasaan makan cemilan ternyata juga bisa mengurangi gejala gangguan kesehatan mental, seperti depresi, kecemasan dan juga stres. Menurut penelitian yang dilakukan Andrew Scholey, Ph.D, orang yang rutin mengunyah permen karet bisa menunjukkan beberapa perbaikan.
Contohnya adalah peningkatan kewaspadaan, penurunan tingkat kecemasan, berkurangnya stres dan juga peningkatan kemampuan multitasking. Untuk yang ingin mencoba melakukan kebiasaan ini sebaiknya perhatikan permen karet yang akan dikonsumsi.
Usahakan untuk memilih permen karet yang tidak terlalu banyak memiliki kandungan gula atau mengandung bahan kimia yang berbahaya untuk kesehatan. Selain itu, jangan terlalu banyak mengonsumsi permen karet karena bisa membuat gigi rusak.
